Mengenal bunga majemuk kartu kredit
Kartu
kredit dianggap sebagai sebuah momok yang menakutkan bukanlah tanpa alasan.
Pada dasarnya merupakan alat pembayaran alternatif pengganti uang dalam
bertransaksi dengan sistem pinjaman. Jadi, intinya anda berhutang dulu untuk
membeli sesuatu, tentunya hutang khan harus dikembalikan. Hanya saja, bunga
yang dikenakan kepada nasabah itulah yang bisa membuat mereka terjebak dalam
hutang yang berkepanjangan. Dalam istilah bank bunga kartu kredit disebut
Compound Interest, atau bunga majemuk, atau bunga berbunga. Lalu, apa sich
bunga majemuk kartu kredit itu?
Bunga
majemuk kartu kredit secara definisi merupakan bunga yang
dihitung tidak hanya pada pokok
awal tetapi juga akumulasi bunga
periode sebelumnya. Jadi, semakin
sering anda menunggak untuk membayar, maka semakin besar hutang anda.
Contoh
kasus:
Jika anda memiliki tunggakan tagihan kartu
kredit sebesar Rp. 1 juta dengan suku bunga ditetapkan 4%, maka pada bulan
pertama anda akan terkena bunga Rp. 40.000,-. Namun, di bulan kedua ketika anda
menunda pembayaran, anda tidak bisa mengaharapkan jika tunggakan anda menjadi
Rp. 1.080.000.- melainkan menjadi Rp. 1.081.600. Ini dikarenakan faktor
pengkalinya yang berbeda, jika dibulan pertama faktor pengkalinya hanyalah
hutang pokok anda (Rp. 1 juta x 4% = Rp. 40.000,-). Maka di bulan kedua, faktor
pengkalinya adalah hutang pokok + bunga (Rp. 1.040.000,- x 4% = Rp. 41.600,-).
Hasilnya, tagihan yang anda harus bayar adalah hutang pokok + bunga bulan 1 +
bunga bulan 2 (Rp. 1 juta + Rp. 40.000,- + Rp 41.600,- = Rp. 1.081.600,-).
Itulah
yang menyebabkan bunga majemuk kartu kredit dianggap sangat merugikan nasabah.
Akan tetapi, pada dasarnya bunga berbunga tersebut bisa dihindari asalkan
nasabah bisa membayar tagihannya tepat waktu. Dan untungnya lagi, Bank
Indonesia sebagai bank sentral dan regulator memutuskan untuk menerapkan
pembatasan suku bunga kartu kredit serta pelarangan penggunaan sistem compound interest.
Nah, itu
tadi sekilas tentang bunga majemuk kartu kredit. Sekarang anda mengerti, kenapa
tagihan bulanan kartu kredit anda begitu membengkak ketika anda terlambat, atau
bahkan hanya dibayar secara minimum payment. Semoga artikel ini bisa memberikan
informasi yang bermanfaat bagi para pengguna kartu kredit.
Label: kartu kredit


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda